Categories: News

NEPSIS, DOA & MUSUH TAK TERLIHAT (by Js. Yesaya, sang Penyendiri)

Berikut ini adalah kutipan dari ajaran sang Janasuci tentang menjaga intelek [nous].

“Jika kamu mendapati dirimu membenci sesamamu dan [kamu] menolak kebencian ini dan kamu melihat kebencian itu melemah dan undur darimu, jangan bersukacita dalam hatimu; sebab undurnya hal itu adalah tipuan dari roh-roh jahat…”

“Roh-roh jahat secara licik akan undur untuk beberapa waktu dalam harapan bahwa kita akan berhenti menjaga hati kita, dan berpikir kita telah memperoleh kedamaian”

Mereka sedang mempersiapkan serangan kedua yang lebih buruk daripada yang pertama; mereka telah meninggalkan pasukan mereka di belakang kota dan memerintahkan mereka untuk tetap disana [belakang kota]. apabila kamu keluar untuk menyerang mereka, mereka akan lari dari hadapanmu dalam kelemahan. Tetapi jika hatimu sangat bergembira karena kamu telah memukul mereka mundur, dan kamu meninggalkan kota.”

“Beberapa dari mereka akan menyerangmu dari belakang sedangkan sisanya akan berdiri tepat di depanmu; dan jiwamu yang malang akan dijerat diantara mereka tanpa ada cara untuk melarikan diri.”

“Mereka secara tiba-tiba menyerang jiwamu yang tidak bahagia dan menjeratnya seperti burung. Menguasai jiwamu dan menariknya dengan tidak berbelas kasihan kepada segala jenis dosa, lebih buruk daripada dosa-dosa yang telah kita lakukan sebelumnya dan yang untuknya kita memohon pengampunan.”

“Kota itu adalah Doa. Penolakan adalah hardikan melalui Kristus Yesus. Landasannya ialah kuasa yang sanggup mengalahkannya.”

“Marilah kita berdiri, dengan takut akan Allah, dan berjaga-jaga atas batin kita, melakukan kebajikan yang akan memeriksa segala kejahatan musuh-musuh kita.”

Sang Janasuci ingin mengajarkan bagaimana seharusnya kita tidak lengah, tetap menghidupi keberjagaan batiniah, jangan abaikan kehidupan doa dan hardiklah iblis beserta roh-roh jahatnya dengan Doa Puja Yesus sambil kita menerapkan kebajikan dan hidup dalam takut akan Allah.

@minOCS

Recent Posts

Ibadah Peringatan Kelahiran Kristus Gereja Orthodox Rusia

Hari Raya Terang: Kelahiran Kristus Dalam Tradisi Gereja Orthodox Rusia 6 Januari 2026, umat berkumpul…

4 weeks ago

Pentakosta: Roh Kudus Hadir dan Bekerja dalam Gereja Sepanjang Zaman

Basilius Andrew Lucas Tjong; Rm. Yohanes Bambang Cahyo Wicaksono Artikel disadur dari jurnal teologi “The…

6 months ago

Patriarch Exarchate of Southeast Asia in the city of Mojokerto, East Java, Indonesia

On August 1, 2024, Metropolitan Sergius, Patriarch Exarchate of Southeast Asia, Metropolitan of Singapore and…

1 year ago

Masa Catur Dasa Dalam Menyambut Paskah Kristen Orthodox: Berpantang Makan dan Puasa Total Hingga 40 Hari

Para biarawan Ortodoks sedang melakukan perjamuan makan bersama. Sumber: pinterest.com Mojokerto - Umat Kristen Ortodoks…

2 years ago

Romo Yohanes menghadiri undangan forum kebangsaan peringatan Hari Pahlawan.

Kegiatan Akbar Mensyukuri Hari PAHLAWAN 2023 oleh PCTA Indonesia (Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia) pada…

2 years ago

HIDUP ASKETIK

Kehidupan asketik adalah panggilan bagi setiap umat Kristen. Kehidupan asketik tidak berkaitan dengan apakah dia…

3 years ago